Ketergantungan Aplikasi Digital

 Hai, Ketemu lagi. Untuk kali ini aku gak terlambat posting ya. Soalnya tantangan One Day One Post ini benar-benar menantang buat aku pribadi. Kadang kelupaan, kadang mentok buat nulis apalagi, kadang belum selesai nulis harus melakukan pekerjaan lain. Tapi dinikmati saja karena ternyata banyak manfaatnya loh mendisiplinkan diri untuk menulis seperti ini. 

Oke tema hari ini adalah tentang aplikasi yang kamu tidak bisa hidup tanpanya. Menurut aku tema ini menarik. Karena dalam pembelajaran Informatika BAB Sistem Komputer subbab mengenai software, aplikasi itu termasuk kedalam software atau perangkat lunak dan digolongkan ke dalam beberapa macam. Fungsi dari perangkat lunak aplikasi itu sendiri pada intinya adalah memudahkan pekerjaan orang yang memakai aplikasi tersebut.

Namun apabila kita lihat sekarang ini, beberapa aplikasi cenderung melenakan, bahkan jadi candu untuk kita semua. Sehingga ada kata "aku ga bisa hidup tanpa aplikasi itu". Padahal hidup mah hidup aja, makan mah makan aja yah.. Hahahahaha. Jujur aku sendiri pun seperti itu. Ada beberapa aplikasi yang aku ga bisa hidup tanpanya, beberapa karena memang selalu kubutuhkan, beberapa karena memang aku sudah candu.

Screenshoot ponsel aku dan aplikasi yang terinstall di dalamnya (Sumber : Koleksi Pribadi)

Apa saja sih aplikasi tersebut? Aku list 5 aplikasi yang sering ku pakai bahkan cenderung "aku tak bisa hidup tanpanya" ya.

1. Whatsapp
Kamu pasti tau betapa pentingnya aplikasi ini di hidup kamu. Sepertinya aplikasi chatting dari meta ini memang wajib kudu fardu ain ada di ponsel siapapun. Dan sepertinya kita semua sama sama menghubungi semua orang melalui aplikasi ini. Info apapun semuanya kita dapat dari sini, bahkan yang menunjang dengan pekerjaan kita. Kalo aku sih aplikasi ini cuma mati kalo HPku mati saja sepertinya, karena seringnya dan saking bergantungnya aku pada aplikasi ini untuk menghubungi siapapun dan menyimpan apapun terkait pekerjaan juga.

2. Instagram
Sebuah sosial media yang mungkin aku jarang upload, tetapi kugunakan untuk meng-affiliate shopee disini. Selain itu berseluncur di jam jam kosong atau pada saat tidak ada pekerjaan pasti melalui aplikasi ini. Bahkan aku menyimpan resep resep yang dibuat oleh banyak selebgram untuk diikuti nanti, entah kapan. hehehe.

3. Shopee
Aplikasi ini benar-benar membantu ibu-ibu seperti aku ini untuk berbelanja apapun. Bahkan peralatan bayi yang aku kandung sekarang, karena sudah terlalu ribed untuk berbelanja di pasar swalayan, aku memilih bayang-barang bayi dari baju sampai sabun di aplikasi ini. Memudahkan, dan tidak perlu berdesakan, plusnya lagi aku bisa dapat harga bersaing loh terkadang di tanggal kembar.

4. Mobile Banking
Aku yang jarang punya uang cash karena selalu menarik uang seperlunya untuk ongkos saja sangat bergantung pada aplikasi perbankan ini. Apalagi sekarang beberapa keperluan rumahtangga bisa dibayarkan melalui aplikasi ini. Dari mulai listrik, air, internet, pulsa, berlangganan apapun, bayar sekolah, semuanya sepertinya sudah beralih ke digital daripada kita harus repot-repot mendatangi kantor pembayaran. Yang jadi masalah jika ingin makan baso di pinggir jalan, lalu tidak bawa uang cash, repot deh harus mencari ATM dulu. hehehe...

5. Aplikasi Membaca Novel (Fizzo Novel dan KBM App)
Aku yang memang hobby membaca buku, agak kesulitan karena di tempat aku tinggal tidak ada toko buku seperti togamas atau gunung agung atau gramedia seperti di Bandung. Sehingga aku memilih untuk menginstall aplikasi membaca novel sebagai pengganti membeli novel secara fisik. Kadang ada beberapa buku yang aku memang sengaja beli dari google playbook ketika aku butuh membaca literatur lain. Tapi ada keasikan tersendiri dari membaca novel di aplikasi novel tersebut karena ceritanya kadang tidak terduga. Mungkin lain kali kalau ada kesempatan aku akan mencoba untuk membuat novel yang terbit disana. Sekarang cukup menjadi konsumen saja dulu.

Nah itu tadi 5 aplikasi yang pasti aku selalu buka dan hidup berdampingan dengannya. Bagaimana denganmu? adakah yang sama?


Komentar

  1. keranjang kuning untuk pecinta shopping

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua keranjang, ijo, toko oren kayaknya mba.. jadi candu banget

      Hapus
  2. coba deh mbak beli ereader, aku 3 bulan ini udah merasakan betapa ereader untuk yang suka membaca itu penting sekali

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dia kaya tablet gitu bukan sih? Atau memang cuma buat membaca e book aja?

      Hapus
  3. Kayanya kita setipe kak, aku suka window shopping di shopee berujung penuh keranjang teriak minta dicek out. hehe..

    BalasHapus
  4. Untuk pilihan genre di fizzo novel apakah lengkap Kakk? karena aku sering lihat ads nya tapi belum pernah coba download

    BalasHapus
  5. wah, kakak juga baca fizzo? cerita faforit kk apa? dulu aku baca karya ka lexie xu saja...saat ini aku lagi suka baca di ereader hoho

    BalasHapus
  6. Novel online emang bikin nyandu

    BalasHapus
  7. Kakak, ayo ditulis review buku-buku yang udah kakak baca. Boleh ebook kok, asalkan ebooknya original yaaa, kak. Mari kita dukung gerakan literasi Indonesia. Semangat

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer